Tugas 1PA01
Nama : Maryam Fajrina Ichsani
NPM : 14516286
Kelas : 1PA01
Tugas 4 : Matematika dan Ilmu Alamiah
Dasar
Dosen : Dina Kusuma Astuti
Jelaskan dampak perkembangan
ilmu pengetahuan dan tenologi terhadap kehidupan manusia di lihat dari sudut
pandang psikologi
Ilmu
pengetahuan adalah suatu bidang studi atau pengetahuan yang sistematik untuk
menerangkan suatu fenomena dengan acuan materi dan fisiknya, melalui metode
ilmiah (Marzoeki, 2000). Sedangkan tekonologi adalah ilmu yang mempelajari
cara-cara pemanfaatan ilmu pengetahuan agar dapat dipakai baik oleh manusia,
industri, dan laboratorium. Pada dasarnya ilmu terdiri dari 2 hal, yaitu basic
science dan applied science. Dari gabungan kedua hal tersebut
munculah teknologi (Marzoeki, 2000). Yang dimaksud dengan basic science adalah
ilmu-ilmu dasar seperti matematika, biologi, kimia, fisika, dan sebagainya.
Sedangkan applied science adalah bagaimana kita mengaplikasikan ilmu
pengetahuan dari ilmu-ilmu dasar hingga dapat berguna untuk memecahkan masalah
manusia. Yang akan kita bahas sekarang adalah dampak ilmu pengetahuan dan
teknologi. Saat ini ilmu pengetahuan telah meningkatkan kesadaran manusia.
Dahulu manusia masih menggunakan cara berpikir man centered dan theological
cosmology ala Aristotle—ilmu perbintangan atas dasar ajaran agama,
sedangkan saat ini manusia sudah beralih menggunakan cara berpikir baru yaitu impersonal dan mechanical—berdasarkan materi
dan proses (Marzoeki, 2000). Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan,
manusia menjadi lebih rasional. Kepercayaan-kepercayaan akan takhayul sudah
ditinggalkan dan saat ini segala jenis fenomena alam telah dapat dijelaskan
dengan ilmu pengetahuan. Saat ini ilmu pengetahuanlah yang mempunyai kontribusi
terbesar dalam lenyapnya banyak kepercayaan tradisional (Keraf & Dua: 2001).
Kemajuan teknologi
adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena
kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan
manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan
aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati
banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam
dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk
menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan
untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif
dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.
Perkembangan dunia
iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan
peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan
fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat
mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot
manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan. Begitupun dengan
telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah
sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu
dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai
sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan
kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Psikologi pendidikan
merupakan salah satu jenis psikologi khusus yang mempelajari cara-cara manusia
belajar dalam adegan (setting)
pendidikan. Dalam ranah keilmuan ini tercakup pertanyaan-pertanyaan seperti
dalam psikologi (umum) yaitu apa, mengapa, pertanyaan apa, mengapa, dan
bagaimana pendidikan itu? Dalam psikologi pendidikan dibahas secara ilmiah tentang
berbagai hal yang menyangkut aspek dan kegiatan pendidikan, seperti perlakuan
pendidikan, psikologi mengajar, psikologi sosial sekolah sebagai organisasi,
penggunaan prinsip-prinsip psikologi dalam kegiatan kelas menyangkut pendidik,
peserta didik, dan proses pendidikan.
Seorang
tokoh pendidikan bernama Montessori. Menurutnya, lingkungan haruslah merupakan
tempat yang menyenangkan (loving area), tempat yang kondusif (nourishing) untuk
membatu perkembangan. Jadi lingkungan dibuat sedemikian rupa sehingga guru atau
orang dewasa dapat mengobservasi perkembangan mereka dan membuat
perubahan-perubahan sesuai dengan kebutuhan perkembangan mereka. Beberapa konsepnya
adalah konsep kebebasan, struktur dan urutan, realistis dan kealamian,
keindahan dan nuansa, serta prinsip alat permainan Montessori.
Ia
mengatakan, “jika anak di hadapkan pada lingkungan yang tepat, dan memberikan
peluang kepada mereka untuk secara bebas merespon secara individual terhadap
lingkungan tersebut, maka pertumbuhan alami anak terbuka dalam kehidupan merak”.
(dalam David Gettman (1987)). Hal ini juga termasuk kedalam kebebasan memilih
ini akan membantu mereka mengembangkan kebiasaan kerja dan meningkatkan
konsentrasi. Konsekuensinya, kita harus menyediakan beragam aktivitas yang
telah dirancang dan disiapkan sedemikian rupa untuk kebutuhan perkembangan
mereka.
Keberhasilan anak tidak dinilai menurut sudut pandang orang dewasa,
seperti melalui nilai, atau perolehan tanda bintang. Motivasi intrinsik
merekalah yang mendorong mereka untuk melakukan aktifitas terbaik mereka, bukan
reward atau hukuman. Kepuasan mereka adalah hasil bagi mereka sendiri.
Sumber buku :
NN. (2007) Ilmu dan aplikasi
pendidikan. Jakarta: PT Imperal Bhakti Utama
Wibowo, C., & Sanjaya, R. (2011) Stimulasi
kecerdasan anak menggunakan teknologi informasi. Jakarta: Elex Media
Komputindo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar