Jumat, 22 Februari 2013

Novel: Someone (perkenalan)


Pengenalan tokoh
Sani Faritrani
Aku cewek yang berumur 14 tahun yang menjadi inceran beberapa cowok di SMP Negeri Tunas Harap Karya, tapi aku tidak peduli itu semua karena aku menganggap semua orang sekitar yang menurut aku sebaya entah cewek, cowok, semuanya teman dan bersahabat. Sifatku yang dari kecil tidak pernah berubah, tidak kenal takut (kecuali sama orang yang lebih tua darinya dan Allah SWT) pintar, jago dalam hal Kesenian, Matematika dan Fisika, dan aku paling tak tega kalo ngeliat temenku kesusuahan. Di SMP ini aku gampang bergaul hanya dengan cowok dikelasku jadi tak heran kalau ada cowok yang tertarik padaku. Dari kecil aku memang tidak mempunyai teman yang bisa diajak bermain sehingga aku sama teman-teman di sekitar rumahku selalu diasingkan kecuali yang sudah kenal denganku J.
Kurisha Minimikunashi
Gadis berambut pirang yang keturunan Jepang ini berteman denganku cukup lama sejak SD kelas 5 kami berdua sudah menjadi teman akrab. Kebiasaan kami bisa dibilang sama, tapi hanya satu yang membedakan yaitu sifat Mini dan aku tidak begitu sama tapi hanya keegoisan Mini yang membedakan, tapi inilah yang disebut sahabat tidak melihat dari sifat anak itu masing-masing. Mini mudah mengerti perasaan temannya yang sudah lama bergaul dengannya. Dia bisa membaca pikiran orang lain hanya dengan melihat sifat orang tersebut.
Widy Latifakhur
Cewek egois, sombong, sok-sokan, dan lain-lain. Widy paling suka ngedumel sama Hans dan mengobrol tentang aku yang paling dia benci, bahkan Widy dan Mini adalah saingan belajar di kelas 8-A. Widy adalah anak orang kaya yang manja, sampai-sampai lupa akan dirinya. Widy menulis kisah dia di buku diarynya yang diam-diam dibaca oleh Mini. Widy sangat digemari banyak cowok karena dia “cewek super perfect” di kalangan cowok-cowok tapi hanya satu yang tidak mendukung 100% perfectnya yaitu karena sifatnya yang kurang baik.
Hans De Larmoulitanimo
Cowok asal Prancis ini menjadi pusat perhatian cewek di SMP Negeri Tunas Harap Karya dan sekaligus teman curhat Widy yang egois dan sombong, tetapi diam-diam Hans memendam perasaan sama Mini (Mini tidak menyadari akan hal ini loh!) dibanding Widy. Hans adalah anak pindahan dari SMP Bandung Swasta yang baru-baru ini pindah ke SMP Negeri Tunas Harap Karya. Hans memang cowok perfect di kalangan cewek seperti Widy. Hans mempunyai sifat pendiam di kelas (Hans satu kelas denganku dan Bima) dan jarang ngobrol dengan anak-anak sebayanya kecuali Widy.
Bima Kurniawan Septiadi
Cowok perfect nomor 1 di SMP Negeri Tunas Harap Karya yang menjadi kapten basket SMP tersebut. Bima memang tidak pernah dengan yang namanya “pacaran” karena dia masih mau fokus belajar dan ingin tetap menjadi kapten tim basket sampai lulus SMP. Bima adalah CS-anku karena aku dan Bima biasa dibilang kompak jika ada belajar kelompok (Bima satu kelas denganku dan Hans loh!). Bima di sekolahnya selalu dipanggil Pigeon Prince oleh fans club-nya (hahaha… lucu ya kenapa harus pangeran merpati ya?).
Rico Mamandhani
Rico adalah murid dari kelas 8-C yang juga CS-anku karena kedekatannyaku dengan Rico, Widy sampai cemburu setengah mati (padahal cuma temenan biasa loh Rico denganku…) dan malah sampai membenciku segala sampai sekarang… (wah… wah… wah…) Rico masuk klub Sastra yang terkenal karena majalah Sastranya yang selalu laris tiap bulan tetapi dia juga mantan klub basket. Dia keluar karena penyakitnya yang memang melarangnya untuk capai berolahraga. Dia juga terpilih menjadi ketua kelas 8-C (wah… hebat yaa…)
Bu Nissa Mirdahanna
Ibu guru Mata Pelajaran Sejarah yang sekaligus menjabat sebagai wali kelas 8-B dan Pembina OSIS di SMP Negeri Tunas Harap Karya. Beliau sangat baik, sabar, penyayang, dan cantik. Hingga murid-murid sampai mengaku-aku bahwa beliau adalah ibunya (pengen banget ya…)

Tidak ada komentar: