Rabu, 30 November 2016

Pandangan Hidup yang dipegang Teguh


     Secara harafiah Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbagan yanag dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. 

     Jadi pandangan hidup manusia itu sebenarnya di tentukan oleh manusia itu sendiri bagaimana, kapan, seperti apakah masa depannya nanti. Seperti perisnsip hidup yang memang harus bisa dipenuhi, karena itu bisa juga termasuk janji kepada diri sendiri. 
     Pandangan hidup dalam diri saya yang saya pegang teguh adalah seperti yang sudah saya niatkan dari masuk kuliah saya akan fokus untuk kuliah, tidak untuk berleha-leha seperti yang orang-orang lihat saya selalu main-main dalam menjalankan suatu hal. Tapi sebenarnya saya berusaha untuk tidak bosan dengan apa yang saya tuju maka dari itu saya selingi dengan main game di hp ataupun di laptop. Saya juga memang sudah meniatkan diri untuk menikah setelah saya lulus S1 dan jika saya bisa, saya ingin setelah S2 baru saya mau untuk menikah entah dengan siapapun itu yang sudah menjadi jodoh saya. Saya berniat ini karena saat saya belum mulai masuk kuliah saya sudah dipesankan kepada nenek saya untuk mencari calon pula selagi kuliah, padahal saya tidak ingin memikirkan itu untuk sekarang ini, tapi karena permintaan nenek yaa.... saya coba penuhi karena memang tabiat saya anak perempuan satu-satunya yang lahir dari anak nenek saya yang perempuan di keluarga, karena semua anak nenek saya yang perempuan melahirkan anak laki-laki dan adik saya juga laki-laki, jadi saya memang benar-benar dijaga. Dan juga memang sudah tradisi di keluarga saya yang berasal dari rumpun Melayu, Sumatera Barat anak perempuan disebut sebagai harta keluarga yang bak perhiasan permata yang memang harus dijaga dan dirawat bersama.
     Mungkin pandangan hidup saya ini memang terbilang aneh tapi ini yang memang saya sudah perinsipkan agar saya tidak melenceng kemana-mana dan saya juga memang selalu menjaga diri saya sendiri meskipun sekarang jauh dari orang tua, saya akan tetap pulang untuk sesekali melihat nenek saya dan orang tua saya yang tinggal serumah dan di rumah itu pula yang menjadi saksi bisu perkembangan dan pertumbuhan saya dari bayi hingga sekarang saya menjadi seorang mahasiswi.




Tidak ada komentar: